Budaya & bahasa

Nama bayi yang nyaman di Indonesia dan luar negeri

Tips memilih nama bayi untuk keluarga dua bahasa atau diaspora: ejaan yang mudah dibaca, makna di bahasa lain, dan nama yang aman untuk dokumen internasional.

Oleh Tim Kunamai · Diperbarui · 3 menit baca

Bagi keluarga Indonesia yang tinggal di luar negeri, menikah dengan pasangan dari negara lain, atau sekadar ingin anaknya leluasa di mana saja, nama bayi perlu lolos dua ujian sekaligus. Nama harus terasa dekat bagi keluarga di Indonesia, dan juga mudah dibaca serta diucapkan oleh guru, teman, dan petugas di negara lain.

Ujian pertama: bagaimana nama dibaca tanpa contoh

Orang asing biasanya membaca nama dari tulisannya, bukan dari mendengarnya. Karena itu, ejaan sangat menentukan. Beberapa bunyi dalam bahasa Indonesia sering dibaca berbeda oleh penutur bahasa Inggris:

Ejaan Indonesia Bunyi dalam bahasa Indonesia Cara sering dibaca penutur bahasa Inggris
c (Candra, Cahaya) seperti “ch” seperti “k”
sy (Aisyah, Syifa) seperti “sh” dibaca terpisah atau membingungkan
kh (Khalid) bunyi tenggorokan seperti “k”
e (Sekar, Dewi) bisa pepet atau taling biasanya seperti “eh” atau “ee”
akhiran -h (Aisyah, Zahrah) terdengar ringan sering tidak diucapkan

Ini bukan berarti nama dengan bunyi tersebut harus dihindari. Kamu hanya perlu memutuskan: apakah pengucapan yang sedikit berbeda bisa diterima, atau kamu lebih memilih ejaan yang lebih jelas? Misalnya, sebagian keluarga memilih “Chandra” agar tidak dibaca “Kandra”, atau “Aisha” alih-alih “Aisyah”.

Ujian kedua: makna di bahasa lain

Periksa apakah nama memiliki arti lain dalam bahasa yang akan sering ditemui anakmu, dan sebaliknya. Contoh yang sering terlewat adalah “Lara”. Di banyak negara, Lara adalah nama perempuan yang lazim. Namun dalam bahasa Jawa, “lara” berarti sakit, dan dalam bahasa Indonesia kata ini muncul dalam ungkapan seperti “duka lara”. Keluarga yang tinggal di luar negeri mungkin tidak terganggu, sementara keluarga besar di Jawa mungkin bereaksi berbeda.

Cara memeriksanya:

Nama yang sudah dikenal di banyak bahasa

Cara paling mudah adalah memilih nama yang memang sudah hidup di beberapa budaya. Beberapa contoh yang dikenal baik di Indonesia maupun di negara berbahasa Inggris:

Nama-nama ini bisa memiliki asal dan arti berbeda di setiap bahasa. Tetap periksa arti nama sesuai bahasa yang kamu maksud.

Strategi dua nama

Banyak keluarga diaspora memakai strategi dua nama: satu nama yang mudah di mana saja sebagai nama panggilan sehari-hari, dan satu nama yang membawa akar budaya atau keluarga. Karena akta kelahiran di Indonesia mensyaratkan minimal dua kata, strategi ini sekaligus memenuhi aturan pencatatan.

Pikirkan urutan namanya. Di banyak negara, kata pertama dianggap first name dan kata terakhir dianggap last name atau nama keluarga. Jika kamu ingin anak dipanggil dengan nama tertentu di sekolah luar negeri, pertimbangkan untuk menaruh nama itu di depan.

Dokumen internasional

Beberapa hal praktis yang sering terlupa:

Uji sederhana sebelum memutuskan

Tulis nama lengkap di secarik kertas, lalu minta tiga orang dari latar bahasa berbeda membacanya tanpa contoh. Jika ketiganya bisa membaca dengan cukup dekat, dan tidak ada yang tertawa atau mengernyit, kemungkinan besar nama itu siap dipakai di dua dunia.

Sumber dan bacaan lanjutan